AS Sanksi 24 Pejabat Cina Jelang Pertemuan di Alaska

Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada 24 pejabat Cina serta Hong Kong, menjelang pertemuan Menteri Luar Negara AS, Antony Blinken, dengan para diplomat Cina di Alaska akhir minggu ini.

Catatan nama pejabat yang diberi sanksi itu dipaparkan oleh Departemen Luar Negara AS pada Rabu( 17/ 3).

Di antara pejabat Cina yang dijatuhi sanksi merupakan Wang Chen, anggota Politbiro, salah satu tubuh pembuat keputusan utama Cina, serta Tam Yiu- chung, salah satunya masyarakat Hong Kong di komite yang ikut menyusun undang- undang keamanan nasional.

Sanksi tersebut diberlakukan di dasar Undang- Undang Otonomi Hong Kong( HKAA), yang disahkan oleh Amerika Serikat tahun kemudian selaku asumsi atas pemberlakuan Undang- Undang Keamanan Nasional Cina.

Sanksi itu berbentuk larangan bepergian ke AS serta soal keuangan yang mencakup pembatasan perbankan, pinjaman dari lembaga keuangan AS, membeli properti ataupun berurusan dengan entitas AS.

Dalam suatu statment, Blinken berkata langkah itu selaku asumsi atas ketentuan baru yang menghalangi demokrasi di Hong Kong, yang berikutnya hendak menghalangi hak orang- orang di daerah otonomi spesial itu buat mencalonkan diri dalam pemilihan universal https://www.wartamerika.com/ .

Blinken berkata sanksi baru itu selaku wujud keprihatinan AS atas keputusan Kongres Rakyat Nasional pada 11 Maret, yang secara sepihak dinilai mengganggu sistem pemilu Hong Kong.

” Aksi ini terus menjadi mengganggu tingkatan otonomi yang dijanjikan kepada orang- orang di Hong Kong serta menyangkal suara masyarakat Hong Kong dalam pemerintahan mereka sendiri, suatu langkah yang oleh Inggris dinyatakan selaku pelanggaran terhadap Deklarasi Bersama Sino- Inggris,” ucap Blinken, melansir dari CNN.

Tubuh legislatif Hong Kong pula hendak memikirkan RUU baru yang menetapkan standar” patriotisme” untuk mereka yang mencalonkan diri dalam pemilu. Perihal itu dinilai hendak menghalangi anggota oposisi tradisional.

RUU itu jelas hendak disahkan, karena tubuh legislatif dikala ini tidak mempunyai anggota oposisi. Beberapa anggota parlemen pro- demokrasi mengundurkan diri secara massal selaku keluhan atas dikeluarkannya sebagian rekan mereka tahun kemudian.

” Hong Kong yang normal serta makmur menghormati hak asasi manusia, kebebasan, serta pluralisme politik melayani kepentingan Hong Kong, Cina, serta komunitas internasional yang lebih luas. Amerika Serikat berdiri bersatu dengan sekutu serta mitra kami dalam menyuarakan hak serta kebebasan rakyat di Hong Kong, serta kami hendak tanggapi apabila RRT kandas penuhi kewajibannya,” tambahnya.

Baca Juga : Jenis Media Tanam Yang Digunakan Dalam Aquaponik

Langkah AS itu dicoba sehabis Blinken melaksanakan pertemuan dengan para pejabat Jepang kemarin. Dalam pertemuan itu mereka mangulas menimpa perilaku Cina yang dinilai menggerogoti otonomi secara sistemik di Hong Kong, melemahkan demokrasi di Taiwan, melanggar hak asasi manusia di Xinjiang serta Tibet, dan sengketa maritim di Laut Tiongkok Selatan.

Sepanjang ini Cina belum menjawab sanksi baru itu. Tetapi, terdapat spekulasi langsung dari pengamat kalau langkah AS menjelang pertemuan kedua negeri ini dapat jadi batal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *